Jika Anda memiliki tanah kavling yang akan digunakan untuk membangun rumah sendiri, kemungkinan Anda kaan bingung mau membangun dengan apa. Anda akan punya 2 pilihan: membangun dengan bata merah atau membangun dengan bata ringan. Bahkan beberapa developer pun masih banyak yang mempertimbangkan membangun rumah FLPP dengan bata merah atau bata ringan Blesscon. Pilihan tetap ada di tangan Anda, tapi mari kita seimak dulu ulasannya

FLPP dengan menggunakan Blesscon

                Kata orang sih, membangun dengan bata ringan Blesscon lebih murah. Tapi ada beberapa orang yang berpikiran sebaliknya. Kok bisa? Jika dilihat dari biaya bahan, maka semua developer pun akan setuju bahwa biaya bahan baku untuk bata merah akan lebih murah daripada pada bata ringan. Nah, pembangunan dengan bata ringan dikatakan murah ketika kita melihat total biaya pengeluaran pembangunan yang tidak hanya meliputi biaya bahan baku. Tapi meliputi biaya tukang, biaya bahan pembantu dan waktu pengerjaan.  Ketika Anda mencoba untuk melakukan total biaya, Anda akan mendapati bahwa biaya pembangunan dengan bata ringan lebih murah.

                Kata “murah” sendiri sebetulnya juga bersifat relatif antar tiap orang. Suatu barang bisa dikatakan murah jika dibandingkan dengan uang yang dimiliki dengan calon pembeli ataupun dengan kualitas. Anggaplah 1 rit bata ringan Blesscon seharga Rp 5,5 juta (biasanya cukup untuk membangun dinding seluas 10 m2), nilai ini akan terlihat mahal jika calon pembeli Anda hanya memiliki Rp  1 juta. Demikian pula jika dibandingkan dengan “kualitas”. Nilai Rp 5 juta yang membuat Anda tidak mengeluarkan biaya apapun selama 10 tahun akan jauh lebih hemat daripada harga beli 1 juta namun membutuhkan biaya perawatan Rp 500 ribu pertahun selama 10 tahun.

                Untuk developer yang mengejar nilai atau value untuk mendapatkan kepuasan pelanggan, biasanya mereka akan lebih memilih menggunakan bata ringan Blesscon. Kepuasan pelanggan akan memudahkan developer untuk menjual proyek mereka berikutnya.

Ketika membeli FLPP, pembeli selalu berharap kualitas bagunan yang baik

                Ini adalah harapan semua orang. Ketika saya mencoba untuk bertanya-tanya apa yang diharapkan dari membeli FLPP, saya dapati beberapa poin:

  1. Ingin rumah yang tidak panas
  2. Ingin rumah yang tidak terlalu banyak biaya perawatan
  3. Ingin rumah yang siap ditempati

Sebenarnya 3 kebutuhan masyarakat mengenai kualitas FLPP bisa diakomodasi dengan bata ringan Blesscon. Tapi memang tidak bisa dipungkiri, masih banyak kepercayaan yang keliru tentang bata ringan. Mari kita coba simak

1.      Rumah dingin harus pakai bukan bata ringan Blesscon

Banyak orang mengambil kesimpulan bahwa menggunakan bata merah akan lebih dingin daripada bata ringan. Biasanya orang yang memiliki pendapat seperti itu akan memberikan contoh dengan  jutaan rumah di pedesaan yang menggunakan bata ringan dan memang dingin. Nyatanya, dingin tersebut bukan disebabkan oleh bata merahnya, namun karena kondisi lingkungan.

Bata merah memiliki sifat penghantar suhu yang berkali-kali lipat lebih cepat daripada bata ringan Blesscon. Ketika udara di luar dingin, maka udara akan merambat dengan cepat ke dalam. Tapi ketika uda luar panas, maka suhu di dalam ruangan juga akan cepat panas. Hal ini disebabkan karena bata merah yang memiliki banyak poeri-pori besar yang saling terhubung.

Berbeda dengan bata ringan Blesscon, suhu yang muncul di luar ruangan akan merambat dengan lambat ke dalam dan suhu di dalam ruangan akan lambat merambat ke luar ruangan. Hal ini disebabkan karena bata ringan memiliki jutaan pori-pori yang tidak saling terhubung. Efeknya, ketika udara luar panas, panas tidak akan masuk ke dalam, dan ketika udara dalam dingin, ruangan tersebut mampu menjaga temperaturya.

2.      Biaya perawatan dinding FLPP dengan bata ringan Blesscon murah

Sebenarnya perawaan dinding tidak terlalu mahal ketika kita sudah tahu bagaimana cara penanganannya. Memang harus diakui ketika menggunakan bata merah, kegiatan memaku dinding akan jauh lebih mudah. Anda cukup mengambil paku, menancapkan ke dinding, dan kemudian memukulkan dengan paku. Seketika barang apapun bisa ditempelkan pada dinding. Dinding juga tidak rusak. Jika Anda coba telaah lebih lanjut, sebenarnya factor pembuat kekuatan dinding bata merah terletak dari ketebalan semen yang ada. Karena jika Anda coba untuk membandingkan kuat tekan antara bata ringan dan bata merah, Anda akan mendapati bahwa kekuatan bata merah 50% lebih lemah daripada bata ringan untuk per cm2.

Penggunaan dinding FLPP dengan bata ringan Blesscon ataupun bata ringan lain memang agak unik. Bata ringan tidak bisa dipaku karena bisa menimbulkan resiko pecah. Solusi dari kendala ini adalah penggunaan bor dan fischer. Untuk dapat menumpu beban yang berat, pastikan Anda mengebor fischer tidak pada bata ringan Blesscon, namun pada anchor atau tulangan dinding yang dibuat untuk membantu dinding tidak roboh ke arah berlawanan.

Selebihnya, biaya perawatan dinding FLPP dengan bata ringan Blesscon, semurah bata merah. Salah satu “penyakit” sebuah dinding adalah air tanah yang naik. Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan bata merah, resiko air tanah yang naik akan selalu terjadi. Salah satu sifat batu bata merah yang terbuat dari tanah liat adalah dapat menyerap air dengan cepat. Ketika air tanah mulai menyentuh bata merah, air tanah akan mulai menjalar ke bagian dinding yang lain. Ini yang kemudian dapat membuat masalah cat mengelupas, dinding lapuk, lumutan, dan sebagainya. Untuk dapat memperbaiki ini, Anda harus membongkar semen untuk kemudian ditambal lagi. Butuh biaya yang tidak sedikit untuk memperbaiki jenis kerusakan ini. Anda dapat melakukan konsultasi dengan tukang Anda.

Jika Anda menggunakan bata ringan Blesscon, hal ini tidak akan terjadi. Bata Ringan Blesscon tidak menyerap air. Bahkan ketika Anda mencoba untuk menenggelamkannya, Anda akan mendapatI bahwa bata ringan terapung. Hal ini terjadi berkat pori-pori yang tidak terhubung tadi.

Nah, untuk membangun FLPP, kira-kira mana yang lebih murah? FLPP dengan bata merah, ataukah FLPP dengan bata ringan?

Jika Anda masih belum dapat memutuskan mana yang lebih baik, Anda bisa melakukan penyelidikan sederhana dengan mencari tahu jawaban dari beberapa pertanyaan berikut:

  1. Mengapa kontraktor hotel dan rumah kelas menengah- ke atas lebih memilih membangun menggunakan bata ringan Blesscon daripada bata merah?
  2. Mengapa developer perumahan baru lebih suka menggunakan bata ringan Blesscon daripada bata merah?

Pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu Anda untuk mendapatkan bahan pertimbangan manakah yang akan Anda pilih. Selamat melakukan pencarian! Semoga Anda bisa mendapatkan kualitas terbaik.